Islamic literature Headline

Thursday, April 29, 2010

Tadarus Al-Quran Yang Bernilai Pahala

Abu Ilmi -

Saya ingin menanyakan bagaimanakah Tadarusan Al Qur‘an yang bernilai pahala Apakah kita-kita membaca sebanyak-banyaknya akan tetapi artinya tidak mengerti ataukah membaca secara tartil dengan memahami maksudnya walaupun dengan menggunakan Al qur‘an Terjamah secara rutin atau kontinyu? Terima Kasih.

Jawaban:

Membaca Al-Quran meski tidak paham artinya akan mendatangkan pahala. Itulah bedanya Al-Quran dengan wahyu Allah yang lain dan juga dengan firman Allah dalam hadits Qudsi.

Kita bisa kembalikan kepada definisi Al-Quran yang berbunyi “Kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad melalui Jibril dan membacanya merupakan ibadah”. Dalilnya antara lain :

Dari Abdullah bin Masud berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Siap yang membaca satu huruf dari Kitabullah, maka mendopatkan satu kebajikan, dan stu kebajikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan “alif laam miim” satu huruf, tetapi “alif” satu huruf, “laam” satu huruf dan “miim” satu huruf. Hadits Hasan Shahih.

Dari Aisyah RA. Berkata bahwa Rasulullah SAW bersbda,”Orang yang mahir membaca AL-Quran akan bersama dengan para malaikat yang mulia. Dan yang membaca Al-Quran dengan tersendat-sendat sedangkan dia berusaha mempelajarinya, maka mendapat dua ganjaran. (AL-Hadits)

Dari sini jelas bahwa membaca Al-Quran saja sudah mendatangkan pahala bagi yang membacanya. Apalagi bila disertai dengan memahami isinya. Tentu pahalanya lebih besar lagi serta lebih bermanfaat karena pada hakikatnya Al-Quran adalah petunjuk bagi manusia. Tidak layak bila hanya dibaca saja tanpa pernah memahami isinya dan tidak mengamalkannya.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.


sumber : Syariah Online

Pusat Konsultasi Syariah

0 komentar:

Post a Comment