Islamic literature Headline

Showing posts with label Dajjal dan ya'juj wa-ma'juj. Show all posts
Showing posts with label Dajjal dan ya'juj wa-ma'juj. Show all posts

Tuesday, May 18, 2010

GAGASAN NABI SAW UNTUK MENGALAHKAN DAJJAL DENGAN DALIL

Jika Hadits itu kita baca dengan teliti, niscaya akan bertambah jelas apa yang dimaksud dengan membunuh Dajjal, Hadits-hadits itu berbunyi sbb:

"Apabila ia (Dajjal) muncul, dan aku ada di tengah-tengah kamu, aku akan mengalahkan dia dengan dalil, dan apabila ia muncul sedangkan aku tak ada di tengah-tengah kamu hendaklah tiap-tiap orang berbantah dengan dia" (Kanzul-'Ummal, jilid VII, hal. 2076).

DAJJAL DIBUNUH, TETAPI YA'JUJ WA MA'JUJ TIDAK

Sebagaimana kami terangkan di atas, Dajjal dan Ya'juj wa Ma'juj adalah dua macam sebutan untuk menamakan suatu bangsa. Mereka disebut Dajjal karena kebohongan dan penipuan mereka tentang hal agama, sedangkan sebutan Ya'juj wa Ma'juj karena mereka mempunyai kekuasaan politik. Akan tetapi orang akan menjadi bingung mengenai Hadits yang menerangkan Masih Mau'ud akan membunuh Dajjal, menerangkan pula bahwa beliau tak dapat membunuh Ya'juj wa Ma'juj, padahal sebenarnya, jika Dajjal sudah dibunuh, dengan sendiri nya Ya'juj wa Ma'juj akan terbunuh. Namun Hadits itu berbunyi sbb:

NABI SAW BERSABDA: IA ADALAH PENGIKUTKU YANG TERDEKAT

Dewasa ini banyak kaum Muslimin, baik golongan terpelajar maupun bukan, terang-terangan menyatakan bahwa Dajjal dan Ya'juj wa Ma'juj yang diriwayatkan dalam hadits itu tiada lain hanyalah bangsa-bangsa Eropa dan Amerika, yang terang-terangan mengaku mempunyai kekuasaan Ketuhanan, dan bahwa kendaraan mereka yang berupa kereta-api, adalah keledai Dajjal. Pada dewasa ini, banyak kaum Muslimin yang tak ragu-ragu lagi melukiskan bangsa-bangsa Eropa sebagai Dajjal dan Ya'juj wa Ma'juj. Sebagai puncaknya, almarhum Sir Muhammad Iqbal, seorang pujangga Islam yang besar, mengabadikan pengertian ini dalam syairnya yang termasyhur sbb : "Bala tentara Ya'juj wa Ma'juj semuanya telah terlepas. Hendaklah mata kaum Muslimin melihat tafsirnya kata yansilun".*

SIAPAKAH YANG BERKATA: "INILAH DAJJAL YANG DITERANGKAN OLEH NABI SAW"

Sungguh aneh sekali bahwa orang yang dapat menerangkan bahwa Dajjal dan Ya'juj wa Ma'juj itu sebenarnya bangsa Eropa, adalah orang desa biasa, orang pertapa yang sedikit sekali pengetahuannya tentang masalah dunia. Setengah abad yang lalu tatkala penduduk dunia tak tahu sama sekali akan identitas Dajjal dan Ya'juj wa Ma'juj, bahkan orang tak menduga sama sekali bahwa bangsa-bangsa Eropa yang menguasai seluruh dunia dan yang menjajah negara kita adalah Dajjal dan Ya'juj wa Ma'juj yang diramalkan oleh Nabi SAW. Sebaliknya, orang berpikir bahwa Dajjal adalah makhluk aneh yang bermata satu, yang berkendaraan keledai yang aneh, yang membawa sorga dan neraka dan barang aneh lainnya.

DAJJAL AKAN DIKENAL OLEH SESEORANG DI ANTARA KAUM MUSLIMIN

Sungguh aneh sekati bahwa di satu fihak, tanda-tanda Dajjal dapat dipahami oleh orang-orang biasa, akan tetapi di lain fihak, Hadits menerangkan bahwa banyak sekali orang yang akan jatuh sebagai korban penipuan Dajjal. Jika semua tanda bahwa Dajjal buta mata kanannya, dan mata kirinya gemerlapan bagaikan bintang, dan bahwa kata-kata kafir akan tertulis di atas dahinya yang dapat dibaca oleh setiap orang mukmin, baik ia buta-huruf atau tidak, dan bahwa ia mempunyai keledai aneh yang jarak antara dua telinganya adalah tujupuluh yard, bahwa ia membawa sorga dan neraka, bahwa ia membawa gunung-roti dan sungai, bahwa ia menyuruh awan supaya menurunkan hujan, dan sebagainya; jika semua tanda itu telah terpenuhi, maka tak diperlukan lagi adanya orang diantara kaum Muslimin yang harus memperkenalkan Dajjal dan menyatakan kepada mereka bahwa inilah Dajjal yang Nabi SAW memperingatkannya kepada kita.

YA'JUJ WA MA'JUJ DALAM HADITS DAN PERSAMAANNYA DENGAN DAJJAL

Sebagaimana telah kami terangkan, pada bagian terakhir Surat Al-Kahfi, sesudah menerangkan Ya'juj wa Ma'juj, kemudian Al-Qur'an menerangkan tentang bangsa-bangsa Kristen. Ini menunjukkan bahwa Al-Qur'an tak menaruh perbedaan antara dua bangsa tersebut. Demikian pula diterangkan dengan jelas dalam Bible, bahwa Ya'juj wa Ma'juj itu tiada lain hanyalah bangsa Russia dan bangsa-bangsa Eropa lainnya. Kesalah-pahaman umum tentang Ya'juj wa Ma'juj itu disebabkan karena ada Hadits yang menggambarkan seakan-akan Ya'juj wa Ma'juj itu suatu makhluk yang aneh; akan tetapi banyak pula Hadits yang menerangkan bahwa Ya'juj wa Ma'juj itu manusia biasa.

Friday, May 14, 2010

MUNCULNYA DAJJAL DAN MERAJALELANYA DI DUNIA

Sebagaimana diterangkan dalam Hadits, Dajjal akan menjelajahi seluruh dunia:
"Tak ada satu tempat pun di dunia yang tidak diinjak dan dilalui oleh Dajjal".

Hadits lain menerangkan bahwa Dajjal mengucapkan kata-kata sbb:
"Tak ada satu tempat tinggalpun yang tak aku masuki."

Ini bukan saja menunjukkan penglihatan Nabi SAW yang luar biasa, melainkan pula menunjukkan bahwa Dajjal bukanlah nama orang, melainkan suatu bangsa atau segolongan bangsa, yang anggotanya tersebar di tiap-tiap tempat di dunia. Karena jika Dajjal itu orang satu, niscaya ia tidak dapat melaksanakan segala sesuatu yang diramalkan oleh Nabi SAW, sekalipun ia dapat bergerak secepat kilat. Tidak mungkin orang satu dapat membawa sorga dan neraka ke seluruh dunia, lalu membuat pengumuman di mana-mana dan memberi ganjaran kepada orang yang menerimanya, dan memberi siksaan kepada orang yang menolaknya, dan tak satu tempat tinggal pun yang tak dikunjunginya.

BISIKAN JAHAT DAJJAL

Dari uraian tersebut, terang sekali bahwa Dajjal tak akan menyesatkan orang dengan paksa, melainkan dengan membujuk mereka agar mereka terpikat oleh gemerlapnya barang-barang duniawi dan kesenangan yang melimpah-limpah, demikian pula dengan mempengaruhi orang melalui hasil pengolahan kekayaan alam dan ilmu pengetahuan yang luar biasa. Akan tetapi dalam Hadits, Nabi SAW menjelaskari hal ini sbb:

"Barang siapa mendengar perihal Dajjal, hendaklah menyingkir dari padanya. Demi Allah, orang akan datang kepadanya, dan mengira bahwa ia adalah mukmin, namun ia mengikuti dia (Dajjal) karena keragu-raguan yang ditimbulkan oleh dia (Dajjal) dalam batinnya." (Kanzul-'Ummal, jilid VII, halaman 2057).

PENYEMBUHAN AJAIB

Akan tetapi disamping meramalkan keburukan, Nabi SAW meramalkan pula kebaikan Dajjal. Di satu fihak, dalam Al-Qur'an terdapat ayat yang menerangkan bahwa bangsa-bangsa Dajjal memperoleh kemajuan besar di lapangan usaha dan lapangan industri (18:104), dan membuat muka bumi nampak indah (18:7); dan di lain fihak, ada sebuah Hadits yang menerangkan bahwa bangsa Dajjal akan menyembuhkan penyakit secara ajaib :

"Ia (Dajjal) akan menyembuhkan orang buta, orang sakit lepra, dan menghidupkan orang mati." (Kanzul-'Ummal, jilid VII Halaman. 2080)

PRIA SEPERTI WANITA DAN WANITA SEPERTI PRIA

Tanda-tanda Dajjal lain lagi yang diuraikan dalam Hadits ialah bahwa wanita akan seperti pria, dan pria akan seperti wanita. Seperempat abad yang lalu, hal ini masih sukar dimengerti. Akan tetapi sekarang ramalan ini terjadi sungguh-sungguh, yakni bahwa wanita memakai cara-cara kaum pria, misalnya memotong rambut, memakai celana dan sebagainya, sedangkan kaum pria memakai cara-cara kaum wanita, misalnya berambut gondrong, memakai bedak, kalung, gelang dan sebagainya. Parobahan dalam hal kelakuan dan kebiasaan ini begitu jauh, hingga kadang-kadang sukar dibedakan antara wanita dan pria.

DAJJAL DAN ANAK YANG TIDAK SAH

Hubungan bebas yang tidak sah dan melebihi batas antara pria dan wanita, menyebabkan kejalangan, dan menyebabkan bertambahnya anak-anak yang tidak sah (anak-anak zina), dan ini adalah ciri khas kota-kota besar di Eropa dan Amerika. Dalam ru'yah Nabi Suci melihat hubungan sex yang tidak sah yang membuntuti materialisme:

"Awas! Sebagian besar kawan dan pengikut Dajjal adalah kaum Yahudi dan anak-anak yang tidak sah."

PENGARUH DAJJAL TERHADAP WANITA

Dalam Hadits diterangkan bahwa Dajjal tidaklah kecil pengaruhnya terhadap kaum wanita. Kenyataan menunjukkan bahwa walaupun manusia mempunyai kesanggupan untuk berbuat baik, namun pelaksanaannya harus disertai dengan usaha keras seakan-akan harus mendaki puncak gunung. Tetapi tidak demikianlah halnya perbuatan buruk. Tanpa susah payah sedikitpun, manusia selalu siap dan tak segan-segan melakukan perbuatan yang merusak moral dan perbuatan biadab.

Wednesday, May 12, 2010

KEKUATAN YAHUDI DI BELAKANG DAJJAL

Ramalan Nabi SAW tentang Dajjal adalah bukti yang mengagumkan tentang hebatnya ru'yah beliau mengenai peristiwa yang akan terjadi di kemudian hari. Dalam Hadits diterangkan bahwa beliau menunjuk Gereja sebagai tempat Dajjal, dan Al-Qur'an juga memberi petunjuk tentang identitas Dajjal dengan kata-kata sbb. "Dan agar ia memberi peringatan kepada orang-orang yang berkata bahwa Allah mempunyai Putera." (18:4).

PERTEMUAN DAJJAL DENGAN ARWAH ORANG-ORANG YANG SUDAH MENINGGAL DAN PERCAKAPAN DAJJAL DENGAN MEREKA

Walaupun Dajjal amat sibuk dalam urusan duniawi, namun Dajjal tak mengabaikan bisikan kodrat yang membisikkan kehidupan di luar dunia. Maka dari itu Dajjal memperlihatkan perhatiannya di lapangan ini, yang lazim disebut "Spritisme". Di lapangan ini Dajjal mengaku mempunyai ilmu bagaimana caranya agar orang dapat berhubungan dengan arwah orang-orang yang sudah mati, dan bagaimana bercakap-cakap dengan mereka. Hadits berikut ini menerangkan tentang perbuatan yang luar biasa ini:

KAWAN-KAWAN DAJJAL HIDUP SENANG, DAN MUSUH-MUSUH DAJJAL HIDUP SENGSARA

Sudah terang bahwa memeluk agama Dajjal adalah cara yang sebaik-baiknya untuk menghormati dan bersahabat dengan Dajjal. Hadits yang menerangkan bahwa pengikut-pengikut Dajjal akan senang hidupnya, ini berlaku pula bagi orang-orang yang bersumpah setia kepadanya. Ambillah misalnya keadaan di lndia. Orang-orang yang sebelum masuk Kristen termasuk golongan rakyat yang hidup sengsara, kini mereka menjadi orang-orang kaya dan berkedudukan tinggi.

DAJJAL MENGELUARKAN KEKAYAAN BUMI

Dalam Hadits diterangkan bahwa kekayaan bumi akan mengikuti Dajjal. Ini mengisyaratkan penemuan orang-orang Eropa akan kekayaan bumi yang terpendam. Dimana ada kekayaan bumi yang terpendam, baik yang berupa mas, perak, besi, batubara, minyak dan bahan-bahan mineral, pasti diketemukan oleh orang-orang Eropa.

KECEPATAN DAJJAL, KENDARAAN DAJJAL DI DARAT, DI LAUT DAN DI UDARA

Tatkala Nabi SAW ditanya, bagaimanakah kecepatan perjalanan Dajjal, Beliau menjawab sbb: "Kecepatan Dajjal adalah seperti awan yang ditiup angin". Pada waktu Nabi SAW mengucapkan kata-kata ini, tampaknya seperti dongeng saja, atau ucapan yang berlebih-lebihan. Akan tetapi pada dewasa ini kapal-udara terbang melebihi kecepatan angin.

SORGA DAN NERAKA DAJJAL

Menurut Hadits, tanda Dajjal yang paling besar adalah bahwa ia akan membawa sorga dan neraka. Apa yang pertama kali harus diingat sehubungan dengan ini ialah, apabila dalam suatu Hadits, kata-kata jannah dan nar dipakai untuk menunjukkan sorga dan neraka Dajjal, maka di lain Hadits, sorga dan neraka Dajjal itu dinyatakan dengan kata-kata lain. Misalnya, sebagai pengganti kata-kata sorga dan neraka Dajjal, digunakanlah kata-kata ma' (air) dan nar (api); dan di lain Hadits digunakan kata-kata nahar (sungai) dan nar (api). Lalu di lain Hadits digunakan kata-kata dua sungai, sungai air dan sungai api.

TANDA-TANDA DAJJAL

Berikut ini kami kutipkan beberapa Hadits yang menerangkan tanda-tanda yang mengiringi munculnya Dajjal. Adapun arti tanda-tanda itu akan kami terangkan kelak.

I. Sorga dan Neraka Dajjal

"Ia (Dajjal) akan datang dengan membawa semacam sorga dan neraka; dan apa yang ia katakan sorga itu sebenarnya, neraka" (Misykat, halaman 473).

"Dan ia akan membawa air dan api. Dan apa yang orang-orang melihatnya air, itu sebenarnya api yang menghanguskan; dan apa yang orang-orang melihatnya api, iiu sebenarnya air tawar yang sejuk" (Misykat, halaman 473)

FITNAH YANG PALING BESAR

Dalam Sahih Muslim ada sebuah Hadits yang berbunyi sbb: "Sejak terciptanya manusia hingga datangnya Hari Kiamat, tak ada fitnah lebih besar daripada fitnahnya Dajjal" (Misykat, hal. 472).

Kata-kata seperti itu, terdapat pula dalam kitab Hadits yang lain. Misalnya, dalam sebuah Hadits, Nabi SAW diriwayatkan bersabda sbb : "Wahai manusia ! Semenjak Allah menciptakan bani Adam, tak ada fitnah dimuka bumi yang lebih besar dari pada fitnahnya Dajjal" (Kanzul-'Ummal, jilid VII, halaman 2028).